Senin, 07 Mei 2012

HARGA SEBUAH KEJUJURAN

Pagi menjelang siang itu rasanya aku kaget banget. Tasya menelpku “Allo zayank!! Tadi kutelp Benny aku menanyakan bagaimana hubungan sama kak Venny, tapi Benny ngak mau mengakuin juga.” Aku jadi bingung banget sama Benny padahal aku udah kasih tahu sama Tasya bahwa selama ini Benny telah jadian sama Venny dan sudah mutusin Ryan. Tadinya mungkin Benny masih ngak berani bilang bahwa dia telah mengganti posisi Ryan. Sekarang berarti Benny tidak mengakui bahwa selama ini pacaran sama Venny sebagai kakak Tasya, artinya kalau Benny yang mempermainkan Venny aku juga harus menasehatinya.

  Tak lama setelah menelpon yang kedua kalinya Tasya memberitahu “Andre aku mau ketemu mamah biar aku bisa tanya bagaimana hubungan yang jelas diantara mereka.” Aku menjawab,”Ya hati-hati dijalan yaa!” dan aku berharap masalah ini tidak lagi membuat Tasya kecewa karena dengan penjelasan ibunya mungkin dia bisa menerimanya.



Setelah aku lama kemudian aku mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian. Begitu sampai ke kampus aku baru ingat kalau kartu ujianku belum diambil. aku masuk ke sekretariat, Setelah mendapat giliran pelayanan aku langsung meminta kartu ujianku. Tapi tak semudah itu pegawai memberikan, dia memintaku untuk membuat surat pernyataan keterlambatan pengambilan kartu ujian. Aku jadi kesal karena harus mencari materai dulu dan pastilah jam ujianku berkurang.



Untunglah aku masih dapat mengikuti ujian sampai dengan selesai walaupun saat ujian yang kedua itu membuat seluruh badanku tegang. Soal terakhir yang kukerBennyn membikin stress tapi untunglah pengawas memberitahukan, “Perhatian, soal no terakhir dibatalkan !” .“uhh kenapa ngak dari tadi” gumanku.

Sebelum pulang ke kostku aku mampir dulu ke sebuah warung tenda pinggiran jalan untuk makan, lalu akupun istirahat dikost sambil melihat acara di televisi.
Jam11 malam aku baru teringat kalau harus telp Jaka. Aku menanyakan kebenaran cerita tentang hubungan Benny dengan cewek-ceweknya terdahulu. Payah benar aku mendapat penjelasan dari Jaka. Setidaknya aku harus menunggu satu bulan untuk mengetaui lebih lanjut. Tapi sampai sekarang aku masih kesal sama Benny kenapa dia ngak terus terang kepada semuanya. Aku yakin Venny ngak pernah tau tentang semua ini. Kenapa sih?
Walau pada akhirnya Benny bisa cerita lewat telp ke Tasya tentang keadaan dia saat ini, tapi aku yakin bahwa Benny ngak cerita tentang hubungan dengan ceweknya yang lain. Kalau menurutku keadaan itu harus diceritakan yang pertama sama Venny dari sejak awal dia mengakui kalau resmi jadian. Penjelasannya tentang kejujurannya bagaimana Benny menghadapi kemelut yang ada dalam dirinya. Sehingga aku bisa yakin Venny menganggap Benny seorang yang berjiwa tinggi. Tapi mungkin Benny takut kalau mesti cerita sama Venny bahwa selama ini Hubungan Dengan cewek lain belum berakhir.
Aku mengerti dengan keadaan Benny dan perasaanya, yaitu Benny telah merasakan sakit hati terhadap keluarga Melani yang tidak setuju dengannya, tapi Benny masih tetap kadang menghubunginya dan berharap keaadaannya berubah dari pihak keluarga dan yang lainnya. Benny masih merasa Melani belum ada yang bisa menggantikannya dari sudut pandang emosional jiwanya. Sedangkan dengan Risma adalah pelarian dia terhadap rasa cinta dalam dirinya dengan menurutku munafik dia menyatakan kalau Risma yang mengejarnya.
Tapi dengan berhubungan dengan Venny, Benny masih ada ragu dalam hatinya mengingat akan trauma yang telah dia alami. Benny belum siap menghadapi kenyataan.........tapi itulah yang bisa aku mengerti. HARGA KEJUJURAN LEBIH MAHAL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar